Merebaknya fenomena penerapan kaos band diibaratkan menjadi 2 sisi mata pisau. Ada sisi bagus dan buruk. Sisi bagusnya adalah, brand dan keberadaan sebuah band semakin dikenal bagus. Tapi sisi buruknya, banyak pula bermunculan produsen-produsen kaos bajakan atau biasa diketahui dengan nama bootleg.
Kaos band yang original tentu memiliki pujian tersendiri bagi yang menggunakannya. Terpenting, sekiranya si pemakai memang benar-benar mengidolakan band hal yang demikian.
Nah, buat kamu yang ingin tahu bagaimana sih, cara membedakan kaos bootleg serta kaos original, cek tipsnya berikut ini. Simak pula informasi tentang
sablon kaos di makassar disini.
1. Lihat lisensi
Lisensi yaitu pihak yang mengeluarkan izin hak cipta desain. Lazimnya, kita bisa lihat siapa yang memberi lisensi dari tag kaos. Lisensi yaitu pembeda dari kaos bootleg pada biasanya. Redy dari Rocknation malahan sempat bereksperimen untuk membikin bootleg, tapi gagal.
"Saya pernah ingin eksperimen nyoba nge-bootleg. Melainkan tukang sablonnya nyerah karena susah membuat lisensi yang seperti gitu," jelasnya.
2. Rajin berselancar
Masih ada kaitannya dengan lisensi sebelumnya, kita juga bisa mengecek pihak yang memberi lisensi dan produsennya. Umpamanya Bravado, Livenation, atau Gildan, ialah pemberi lisensi serta produsen yang cukup familiar serta acap kali kerja sama dengan beberapa band untuk membikin merchandise.
3. Variasi sablon
Menurut Yongki, pemilik Quickening store, kaos bootleg tak mempunyai bahan serta cetakan desain sebagus yang asli.
"Mereka (produsen kaos bajakan) buat kaos asal-asalan, karena untuk menekan biaya produksi," ucapnya.
Yongki pun berpesan, jikalau mau mempunyai kaos band asli, intinya yaitu lebih rajin berselancar dan memiliki product knowledge yang bagus.
UNDER MAINTENANCE